Perusahaan CPIN dari tahun ke tahun jumlah jual beli saham semakin menigkat. Jika dilihat dari pergerakan grafik saham diatas, pada bulan Maret, volume / tingkat transaksi penjualan serta pembelian saham Charoen Pokhpan menunjukkan titik tertinggi yaitu sebesar 85.408.500 dengan harga penutup ( close ) sebesar Rp. 2500. Sedangkan harga peuntupan ( close ) tertinggi terjadi pada bulan Februari dengan volume 44.975.500, dengan harga penutup ( close ) sebesar Rp. 2950.
Harga saham CPIN selama tahun 2011 menunjukan closing price yang semakin tinggi, karena pergerakan harga saham di dukung oleh laba kotor yang diperoleh CPIN dari hasil penjualannya. Terutama penjualan tertinggi yang diperoleh dari bisnis DOC.
Kenaikan laba kotor dari penjualan DOC dikarenakan banyaknya permintaan barang terhadap DOC oleh masyarakat sehingga harga penjualan semakin tinggi. Meskipun pada Mei 2010 harga saham mengalami titik terendah, yaitu 2.475, namun hal tersebut tidak terus terjadi. Pada pergerakan saham berikutnya, CPIN mengalami peningkatan yang menunjukkan peningkatan pada kinerja Perusahaan.
Manajemen perseroan yang dipimpin oleh Tjiu Thomas Effendy ini menyatakan dari total jumlah pendapatan, terbesar datang dari bisnis pakan ternak yang menyumbang Rp10,44 triliun atau 77% dari total pendapatan. Disusul bisnis lainnya yakni anak ayam usia sehari (day old chick/DOC) sebesar Rp1,66 triliun, ayam olahan Rp1,25 triliun, peralatan peternakan Rp27,29 miliar, kemasan Rp22,38 miliar, dan lain-lain Rp63,29 miliar. Pada periode ini tidak terdapat penjualan bersih kepada pelanggan yang jumlahnya melebihi 10% dari penjualan. Tahun ini, emiten berkode saham CPIN ini menyiapkan investasi sebesar Rp2,5 triliun untuk modal kerja ekspansi bisnis hingga 2013 setelah perseroan memperoleh fasilitas sindikasi dari 13 bank bulan lalu. Harga saham CPIN terkoreksi 6,54% pada perdagangan Oktober 2011 pada harga Rp2.500 per saham dengan kapitalisasi Rp41,05 triliun.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar