Minggu, 13 November 2011

Analisa Hubungan antara kondisi keuangan dengan pergerakan harga saham perusahaan.

Di bidang pasar modal, Perseroan meningkatkan likuiditas sahamnya dengan melakukan pemecahan saham 1:5 selama tahun berjalan. Pemecahan saham ini menambah jumlah saham yang beredar dari 3.284.561.408 menjadi 16.422.807.040. Selanjutnya, Program Pembelian Kembali Saham mengakibatkan jumlah saham beredar menjadi 16.398.000.000 saham. Selama tahun berjalan, perseroan membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp 644 miliar atau setara dengan 40% dari laba bersih tahun 2009.
Dengan reputasi DOC kami yang kuat, rendahnya volume produksi dan tingginya permintaan, membuat Perseroan dapat meningkatkan rata-rata harga jual DOC dari Rp 3,655 menjadi Rp 4.072 per ekor, sehingga memperbaiki marjin laba kotor pada bidang usaha ini.
Proporsi kontribusi penjualan pakan ternak terhadap jumlah penjualan bersih konsolidasi tahun 2010 menurun sebesar 2,06% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di lain pihak, kontribusi penjualan DOC tahun 2010 meningkatkan sebesar 1,18% dibanding tahun sebelumnya. Demikian pula halnya dengan penjualan daging ayam olahan, dimana kontribusinya meningkat sebesar 0,52% dibanding tahun sebelumnya.
Beban Pokok Penjualan konsolidasi menurun sebesar 3,13% walaupun terjadi peningkatan volume penjualan di seluruh segmen di tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan BPP ini terutama disebabkan penurunan haraga bahan baku utama pakan yang lebih tinggi dari peningkatan volume penjualan di tahun 2010. Hal ini mengakibatkan proporsi bahan baku terhadap BPP menurun menjadi 87,98%. Sebagai perbandingan, proporsi bahan baku terhadap beban produksi di tahun 2009 adalah sebesar 88,92%.
Posisi ekuitas tahun 2010 mengalami peningkatan sebesar 52,01% yaitu sebesar Rp 4,46 triliun dibandingkan tahun sebelumnya, yang terutama berasal dari laba bersih tahun 2010 sebesar Rp 2,21 triliun, yang dikompensasi dengan pembagian dividen atas hasil usaha tahun 2009 sebesar Rp 643,77 miliar dan penarikan kembali modal saham sebesar Rp 41,08 miliar.
Pemecahan nilai nominal saham pada tahun 2010 dari Rp 50 menjadi Rp 10, dengan demikian modal dasar saham berubah dari Rp 8.000.000.000 saham menjadi 40.000.000.000 saham dan modal ditempatkan dan disetor penuh berubah dari 3.284.561.408 saham menjadi 16.442.807.040 saham.
Pada tahun 2010, perseroan melakukan penarikan saham ditempatkan dan disetor sebanyak 24.807.040 saham melalui program pembelian kembali saham yang telah memperoleh persetujuan dari para pemegang Saham Luar Biasa yangdiadakan tanggal 19 Oktober 2010. Dana ang dikeluarkan untuk pembelian kembali ini sebesar Rp 41,08 miliar.

Emiten pakan ternak PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp1,93

triliun sepanjang Januari-September 2011 naik 18% dari periode yang sama tahun lalu Rp1,63 triliun.

Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha perseroan sebesar 24% 

pada periode tersebut dari Rp10,85 triliun menjadi Rp13,49 triliun. Laba bersih per saham perseroan 

menjadi sebesar Rp118 dari sebelumnya Rp100. Meski demikian margin laba bersih menurun menjadi

14,30% dari sebelumnya 15,08%. Perseroan juga membukukan kenaikan total beban pokok penjualan

menjadi sebesar Rp10,51 triliun dari Rp8,26 triliun naik 27%. Adapun laba usaha perseroan juga naik

menjadi Rp2,39 triliun dari sebelumnya Rp2,05 triliun.

Disusul bisnis lainnya yakni anak ayam usia sehari (day old chick/DOC) sebesar Rp1,66 triliun, ayam olahan Rp1,25 triliun, peralatan peternakan Rp27,29 miliar, kemasan Rp22,38 miliar, dan lain-lain Rp63,29 miliar.
Pada periode ini tidak terdapat penjualan bersih kepada pelanggan yang jumlahnya melebihi 10% dari penjualan. Tahun ini, emiten berkode saham CPIN ini menyiapkan investasi sebesar Rp2,5 triliun untuk modal kerja ekspansi bisnis hingga 2013 setelah perseroan memperoleh fasilitas sindikasi dari 13 bank bulan lalu. Harga saham CPIN terkoreksi 6,54% pada perdagangan harga Rp2.500 per saham dengan kapitalisasi Rp41,05 triliun.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar